Lamakera, 22 April 2026 — Hari pertama Workshop Penguatan Kapasitas Guru Tahun 2026 di MAN 2 Flores Timur menghadirkan materi inspiratif yang membangun semangat baru dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kompetensi guru sekaligus memperdalam pemahaman terhadap pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik.
Pada sesi utama, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Nurlipa Bethan, hadir sebagai pemateri dengan membawakan materi tentang integrasi kurikulum berbasis cinta dalam pendekatan pembelajaran berbasis deep learning.
Di hadapan seluruh guru MAN 2 Flores Timur, beliau menegaskan bahwa deep learning bukan sekadar strategi teknis dalam proses pembelajaran, melainkan sebuah pendekatan yang menghadirkan pengalaman belajar yang menyentuh hati, membangun nalar, serta menumbuhkan karakter peserta didik secara utuh.
Menurut beliau, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi penggerak perubahan yang mampu menciptakan ruang belajar yang humanis, mendalam, dan penuh makna. Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang mampu menghubungkan ilmu dengan kehidupan nyata peserta didik.
Materi yang disampaikan pada hari pertama workshop ini menjadi penguat komitmen MAN 2 Flores Timur dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Flores Timur terus meneguhkan langkah untuk menciptakan budaya belajar yang mendalam, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan potensi murid secara menyeluruh.
Sebab, guru yang mengajar dengan cinta akan melahirkan generasi yang belajar dengan makna.