Lamakera, 23 April 2026 — Memasuki hari kedua Workshop Penguatan Kapasitas Guru Tahun 2026, MAN 2 Flores Timur kembali menghadirkan materi strategis yang menjadi fondasi penting dalam pengembangan mutu pendidikan madrasah. Fokus utama pada hari kedua ini adalah penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) yang kontekstual, terarah, dan bermakna.
Sebagai narasumber utama, Abubakar S. Dasi memaparkan langkah-langkah strategis dalam penyusunan KOSP secara sistematis berdasarkan delapan dimensi profil lulusan dalam kerangka Kurikulum Merdeka.
Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa penyusunan KOSP tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan administratif, tetapi menjadi arah utama dalam membangun proses pendidikan yang sesuai dengan visi dan karakter madrasah.
Yang menarik, pendekatan tersebut diintegrasikan dengan kurikulum berbasis cinta, sehingga orientasi pendidikan tidak semata-mata berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai kemanusiaan, dan kebermaknaan proses belajar bagi peserta didik.
Melalui pendampingan langsung, para guru diajak menerjemahkan visi madrasah ke dalam dokumen KOSP yang operasional, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lingkungan MAN 2 Flores Timur.
Dokumen KOSP yang disusun nantinya akan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembelajaran, pengembangan program madrasah, serta penguatan budaya akademik yang berpihak pada murid.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen MAN 2 Flores Timur dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya terstruktur dengan baik, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan spiritualitas dalam proses belajar mengajar.
Dengan perencanaan yang matang dan semangat kolaboratif para guru, MAN 2 Flores Timur terus melangkah untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan penuh makna bagi generasi masa depan.
Humas MAN 2 Flores Timur